TUGAS
MATA KULIAH SEJARAH PEDESAAN
DESA
RAMAN AJI LAMPUNG TIMUR
OLEH
DEDI
ANDRIANTO 1413033012
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIDKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2016
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan ridha-Nya
kami dapat menyelesaikan Makalah ini. Makala ini dibuat
sebagai tugas Mata Kuliah Sejarah Pedesaan. Ucapan Terima Kasih Penulis ucapkan Kepada :
1. Bapak Y. Sri Ekuandari, S.Pd, M.Hum yang sudah
memberikan tugas dan petunjuk kepada penulis, sehingga penulis dapat
menyelesaikan tugas ini.
2. Bapak Masdar selaku Kepala Desa Raman Aji yang telah
meluangkan waktu dan memberikan informasi.
3. Bapak Paimun selaku Sekertaris Desa Raman Aji yang
telah meluangkan waktu dan memberikan informasi.
4. Masyarakat Desa Raman Aji yang telah meluangkan waktu
dan memberikan informasi.
5. Teman-teman yang telah membantu.
6. Rekan-rekan semua di Kelas Mata Kuliah Sejarah
Pedesaan FKIP Universitas
Lampung
7. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu,
yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.
Dalam penyelesaian makalah ini, penulis
banyak mengalami kesulitan dalam menemukan materi. Namun, berkat bimbingan dari
berbagai pihak, akhirnya Makalah tentang Sejarah Desa Raman Aji Lampung Timur
ini, dapat diselesaikan walaupun masih banyak kekurangannya.
Penulis
menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak memiliki kekurangan.
Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang positif agar
makalah ini menjadi lebih baik dan bermanfaat di masa yang akan datang.
Penulis
berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Khususnya untuk
mahasiswa program studi pendidikan sejarah Universitas Lampung.
Bandar Lampung, Juni 2016
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................... i
DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................... 1
Latar Belakang............................................................................................................. 1
Tujuan Penelitian.......................................................................................................... 1
BAB II LANDASAN DASAR.................................................................................. 1
Penegertian
sejarah....................................................................................................... 2
Pengertian
penelitian sejarah........................................................................................ 2
Pengertian
desa............................................................................................................. 3
BAB III METODE..................................................................................................... 4
BAB IV PEMBAHASAN.......................................................................................... 5
Monografi
Desa Raman Aji.......................................................................................... 5
Sejarah
Singkat Berdirinya Desa Raman Aji................................................................ 7
BAB V PENUTUP..................................................................................................... 9
Kesimpulan................................................................................................................... 9
DAFTAR
PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
”Kuntowijoyo. Metodologi Sejarah.
Yogyakarta : Tiara Wacana Yogya. 2003” Sejarah pedesaan adalah sejarah dalam
arti yang seluas-luasnya. History is
above a science of change, demikian kara Marc Bloch. Disini dimensi waktu
menjadi sangat penting, sebab perubahan ialah sebuah proses dalam waktu.
Perubahan itu berarti perpindahan dari sebuah keadaan menuju ke keadaan yang
lain. Keadaan itu menunjukan pada waktu tertentu terdapat kejadian yang berhubungan
secara struktural dan membentuk sebuah keadaan. Selain itu juga, sejarah
pedesaan ialah sejarah sejarah yang secara khusus meneliti tentang pedesaan,
masyarakat petani, dan ekonomi pertanian. Untuk membedakan antara sejarah
pedesaan dengan sejarah sosial ialah sejarah pedesaan harus selalu dapat
mengembalikan permasalahan sejarah kepada desa dan pedesaan atau kepada ekonomi
agraria pedesaan.
Dalam memenuhi tugas Mata Kuliah
Sejarah Pedesaan dari dosen pengampu Ibu Y. Sri Ekwandari, S.Pd, M.Hum yaitu
untuk mencari sejarah berdirinya desa asal mahasiswa. Untuk mengerjakan tugas
ini penulis mengambil dari Desa Raman Aji Kecamatan Raman Utara Kabupaten
Lampung Timur Provinsi Lampung.
1.2. Rumusan Masalah
a.
Bagaimana Sejarah berdiri Desa Raman
Aji?
b.
Seperti apa Monografi Desa Raman Aji?
1.3. Tujuan Penelitian
a. Memenuhi
tugas Mata Kuliah Sejarah Lokal
b. Mengetahui
Sejarah berdiri Desa Raman Aji
c. Mengetahui
Monografi Desa Raman Aji
BAB
II
LANDASAN
TEORI
2.1
Pengertian Sejarah
Kata sejarah secara harafiah dari
kata arab yaitu SAJARATUN yang berarti POHON. Dalam bahasa arab sendiri, sejarah disebut tarikh.
Adapun kata tarikh dalam bahasa indonesia kurang lebih adalah waktu atau
penggalan. Kata sejarah lebih dekat pada bahasa yunani yaitu historia yang
berarti ilmu atau orang pandai. kemudian dalam bahasa inggris menjadi history,
yang berarti masa lalu manusia. Kata lain yang mendekati acuan tersebut adalah
Geschichte yang berarti sudah terjadi. Dalam istilah bahasa-bahasa eropa, asal
muasal istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa itu terdapat
beberapa variasi, meskipun begitu, banyak mengaku bahwa istilah sejarah berasal
muasal, dalam bahasa yunani historia. Dalam bahasa inggris dikenal dengan
history. Istilah ini masuk dalam bahasa inggris. Pada tahun 1390 dengan masa
hubungan kejadian cerita. Pada bahasa inggris pertenggahan adalah cerita secara
umum pembatasan terhadap arti “catatan peristiwa masa lalu“.
Menilik pada makna secara
kebahasaan dari berbagai bahasa diatas dapat ditegaskan bahwa pengertian
sejarah menyangkut dengan waktu dan peristiwa.
2.2.
Pengertian Penelitian Sejarah
Penelitian
(riset) sejarah adalah suatu proses investigasi yang di lakukan dengan aktif,
tekun, dan sistematis, yang bertujuan menemukan, menafsirkan dan merevisi
fakta-fakta sehingga tercapai pengetahuan lebih mendalam mengenai suatu
peristiwa, tingkah laku, teori atau hukum.
Penelitian
sejarah adalah proses mengkaji secara sistematis suatu peristiwa masa lalu
dalam rangka mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru yang lebih mendalam
serta makna dari peristiwa yang di teliti. Menurut kuntowijoyo, ada lima tahap
dalam penelitian sejarah, yaitu: pemilihan topik, pengumpulan data (heuristik),
verifikasi, interpretasi, dan penulisan (historiografi).
2.3. Pengertian Desa
Desa, atau udik, menurut definisi
"universal", adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan
(rural). Di Indonesia, istilah desaadalah pembagian wilayah administratif di
Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa
merupakan kumpulan dari beberapa unit pemukiman kecil yang disebut kampung
(Banten, Jawa Barat) atau dusun (Yogyakarta) atau banjar (Bali) atau jorong
(Sumatera Barat). Kepala Desa dapat disebut dengan nama lain misalnya Kepala
Kampung atau Petinggi di Kalimantan Timur, Klèbun di Madura, Pambakal di
Kalimantan Selatan, dan Kuwu di Cirebon, Hukum Tua di Sulawesi Utara.
Pengertian desa menurut beberapa
ahli
Bambang Utoyo berpendapat bahwa Desa
merupakan tempat sebagian besar penduduk yang bermata pencarian di bidang
pertanian dan menghasilkan bahan makanan
R. Bintarto menyatakan, Desa adalah
perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial,
ekonomis politik, kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik
dengan daerah lain
Sutarjo Kartohadikusumo
berpandangan bahwa Desa merupakan kesatuan hukum tempat tinggal suatu
masyarakat yang berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri merupakan
pemerintahan terendah di bawah camat
BAB III
METODE
Dalam penelitian ini, ada dua macam metode yang digunakan
penulis untuk mendapatkan informasi yang aktual yaitu metode wawancara dan
observasi.
Observasi adalah dengan mengumpulkan sumber-sumber data
yang yang didapat dari data-data dan catatan yang ada di Kantor Kepala Desa Raman
Aji.
Wawancara dengan penduduk setempat yang dilakukan
untuk mencari informasi dan mencocokannya dengan data yang diperoleh.
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1. Sejarah Singkat Berdirinya Desa
Raman Aji
Desa Raman Aji dibuka pada tahun
1955 oleh NV Sukadana dengan membuka tanah yang masih berupa hutan belantara,
yang tempati oleh binatang buas setelah hutan dibuka kemudian didatangkan
Penduduk Transmigrasi dari Pulau Jawa, seperti tersebut Sejarah yang kami
jelaskan.
Pada tanggal 4 Desember 1955 Desa
Raman Aji didatangi oleh Transmigran dari Rayon Solo, Kediri dan Bayumas
sejumlah 355 Kepala Keluargadengan jumlah jiwa 1675, kemudian pada tahun 1956
didatangkan lagi para Trans-migrasi Spontan yang berasal dari Solo, Kediri dan
banyumas kurang lebih 101 Kepala Keluarga jumlah 402 jiwa, kemudian jumlah
kepala keluarga yang ada pada waktu itu yang ada 463 Kepala Keluarga jumlah
2077 jiwa.
Setelah Penempatan Penduduk diatur,
ditata dan dibenahi Penempatan oleh pemerintah kemudian diadakan Pemilihan
Pimpinan Rakyat Transmigrasi yaitu dibentuk kepala suku yang berada dibawah
naungan Jawatan Trans-migrasi.
Dalam mengatur tata pemerintahan
belum bisa dilaksanakan dengan baik disebabkan pada waktu itu belum diketahui
hanya yang dapat diketahui pada waktu itu hanya rombongan transmigrasi yang
berada diwilayah Pemerin-tahan Kawedanan Sukadana.
Kemudian pada tahun 1957 Desa Raman
Aji diadakan Pemilihan Kepala Kampung yang pada waktu itu terdiri dari 11
Kepala Rombongan yang mencalonkan diri dari masing-masing rayon.
Calon-calon tersebut adalah sebagai
berikut,
1.
Islam dari Rayon Kediri I
2.
Warsorejo dari Rayon Kediri II
3.
Karrto Muhajir Rayon Kediri III
4.
Sukaji Daro Rayon Kediri V
5.
Parto Migena dari Rayon Solo I
6.
Hadi Winoto dari Rayon Solo II
7.
Hadi Sungkono dari Rayon III
8.
Karto Migena dari Rayon Banyumas II
9.
Abdullah Saeri dari rayon Banyumas I
10. Hamdi
dari Rayon Banyumas III
11. Jaswadi
dari rayon Banyumas IV
Jumlah calon 11 tersebut diatas
yang mendapatkan suara terbanyak dan terpilih secara Musyawarah mufakat adalah
Karta Migena dari Kepala Rom-bongan Banyumas II, yang beliau memimpin Desa
Raman Aji sampai dengan Tahun 1963.
Kemudian pada tahun 1963 diadakan
Peemilihan Kepala Kampung untuk mengisi kekosongan Pemimpin,adapun yang
mencalonkan ada 3 orang dan dalam pemilihan tersebut diatas maka terpilihlah
saudara Islam, dan dalan Desa Raman Aji ber-ahir hingga tahin 1968.
Pada tahun 1968 Desa Raman Aji
karena masa jabatan kepala desa hanya 5 tahun telah bberahir. Kemudian
pemilihan kepala kampong yang diikuti 2 orang calon. Adapun dalam pemilihan
tersebut dengan suara terbanyak adalah Kudrat Sucipta, kemudian beliau didalam
memimpin Desa Raman Aji hanya berjalan 1 tahun.
Pada tahun 1968 Desa Raman Aji
dipimpin oleh PDS yaitu Abdulah Saeri S.d tahun 1972. Pada bulan Desember 1971
Desa Raman Aji mengadakan pemilihan kepala desa, yang mendapat suara terbanyak
dan terpilih menjadi kepala desa adalah Sapari dari Purnawirawan TNI AD. Masa
pemimpinan Sapari berahir pada tahun 1978 karna beliau meninggal dunia. Untuk
mengisi kekosongan pemimpin dari masa jabatan beliau yang kurang satu tahun
lagi Desa Raman aji dipimpin oleh M. Sumadi.
Baru pada tahun 1980 Desa Raman Aji
mengadakan pemilihan kepala desa lagi, dan dari tiga calon yang ada ahirnya
Pilkades itu dimenangkan oleh Bapak Islam. Masa jabatan beliau berahir pada
tahun 1988.
Pada tahun 1988 diadakan pemilihan
kepala desa lagi, dari dua kadidat calon yang dicalonkan terpilihlah Bapak Saddjijo DU dari Punawirawan TNI AD. Beliau
memimpin Desa Raman Aji sampai dengan tahun 1999.
Setelah berahir masa pemimpinan
Bapak Saddjijo DU, pada tahun 1999 Desa Raman Aji mengadakan Pemilihan Kepala
Desa lagi. Dari dua calon kadidat yang mencalonkan diri dimenangkan oleh Bapak
M.Yasmin dalam masa bakti S.d tahun 2008. Setelah masa jabatan beliau habis, beliau
mencalonkan diri lagi pada Pemilihan Kepala Desa selanjutnya. Dari tiga kadidat
calon termasuk beliau ahirnya Pemilihan Kepala Desa itu dimenangkan kembali
oleh beliau dengan masa bakti sampai dengan tahun 2013.
Pada tahun 2013 diadakan Pemilihan
Kepala Desa, dari tiga calon kadidat ahirnya dimenangkan oleh Bapak Masdar.
Dengan masa jabatan selama 5 tahun.
Demikianlan sejarah singkat berdirinya Desa Raman
Aji Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung. Kami buat
sesui dengan aslinya dan agar dapat bermanfaat bagi generasi muda nantinya.
Jika dalam penulisan ini terdapat kesalahan baik dalan tulisan atau
penyimpangan dengan kenyataan kami mohon maaf terutama kepada Masyarakat Desa
Raman Aji dan seluruh pihak yang ada didalamnya.
4.2. Monografi Desa Raman Aji
Nama Desa :
Raman Aji
Tahun
Pembentukan : 1955
Nomor
Kode Pos : 34371
Kecamatan : Raman Utara
Kabupaten : Lampung Timur
Provinsi : Lampung
a.
Data
umum
1. Tipologi
Desa : Dataran
rendah/pertanian
2. Batas
Wilayah :
-
Sebelah Utara : Desa Cempaka Nuban
-
Sebelah Selatan : Desa Simpang Nuban
-
Sebelah Barat : Desa Cempaka Nuban
-
Sebelah Timur : Desa Rejo Binangun
3. Orbitasi
(Jarak dari Pusat Pemerintahan)
- Jarak
dari Pusat Pemerintahan Kecamatan :
7 Km
- Jarak
dari Pusat Ibukota Kabupaten :
50 Km
- Jarak
dari Pusat Ibukota Provinsi :
80 Km
4. Mayoritas
Pekerjaan : Petani
5. Suku
: Jawa,
Lampung dan Bali
6. Mata
pencaharian : Petani,
pedagang, pegawai negri dan swasta
b.
Data
Personil
Nama
Kepala Desa : Masdar
Jumlah
Perangkat Desa : 11 Orang
Jumlah
BPD : 9 Orang
BAB V
PENUTUP
5.1.
Kesimpulan
Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten
Lampung Timur dibuka pada tahun 1955 oleh NV Sukadana. Pada
tanggal 4 Desember 1955 Desa Raman Aji didatangi oleh Transmigran dari Pulau
Jawa, tepatnya dari daerah rayon Solo, Kediri dan Banyumas. Dari awal
berdirinya hingga saat ini desa Raman Aji telah Sembilan kali berganti kepala
desa, dan saat ini desa Raman Aji di pimpin oleh Bapak Masdar
Desa Raman Aji berada di dataran rendah. Desa Raman
Aji berada ditengah-tengah antara desa Cempaka Nuban, Simpang Nuban dan Rejo
Binangun. Masyarakatnya mayoritas bersuku jawa sisanya suku bali dan lampung.
Masyarakarnya bermata pencarian pertanian (pesawahan).
DAFTAR
PUSTAKA
https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=7mppV5W_GZCWvQTQx4boAQ#q=PENGERTIAN+DESA
Data sejarah dan monografi Desa Raman Aji
Wawancara dengan kepala desa
LAMPIRAN
1. Foto
bersama Kepala Desa Raman Aji
2.
Desa Raman Aji
3. Kantor
Desa Raman Aji
Tidak ada komentar:
Posting Komentar