Kamis, 23 Juni 2016

inggris menduduki new soulh wales




MAKALAH
SEJARAH AUSTRALIA DAN OCEANIA

INGGRIS MENDUDUKI NEW SOUTH WALES


Nama Kelompok 5      :
1.      Dedi Andrianto                : 1413033012
2.      Eva Mayana                      : 1413033022
3.      Septiyan Wicaksono         : 1413033062







PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2016




KATA PENGANTAR


Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan berkah dan hidayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini sesuai waktu yang telah direncankan.
Kami  mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Kami juga berharap dengan adanya makalah ini dapat menjadi salah satu sumber literatur atau sumber informasi kepada semua pihak yang telah membacanya.
Kami menyadari bahwa makalah in imasih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami memohon kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat lebih baik lagi dan bermanfaat bagi kita semua.




Bandar Lampung, 20 Maret 2016


Penulis






DAFTAR ISI




KATA PENGANTAR............................................................................................ i
DAFTAR ISI............................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................... 1
1.1.  Latar Belakang Masalah...................................................................................... 1
1.2.  Rumusan Masalah............................................................................................... 3
1.3.  Tujuan................................................................................................................. 3

BAB II PEMBAHASAN......................................................................................... 4
2.1.  Sebab inggris menduduki new south woles........................................................ 4
2.2.  Terjadinya inggris menduduki new south woles................................................. 5
2.3.  Eksplorasi lanjutan dan perluasan kolonisasi...................................................... 8

BAB III PENUTUP................................................................................................. 12
3.1    Kesimpulan......................................................................................................... 12
3.2    Saran................................................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA











BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang Masalah
New South Wales
New South Wales adalah salah satu Negara bagian Australia, Negara bagian yang paling tua yang didirikan pada tahun 1788. Tiga kota terbesar di New South Wales adalah Sydney, Newcastel dan Wollongong.  Tahun 1770, kapten laut Britania Raya Letnan James Cook mendarat di Botany Bay di Semenanjung Kurnell.  Di sanalah James Cook membuat kontak pertama dengan penduduk Aborigin yang dikenal sebagai Gweagal Pendatang Britania menyebut mereka”Eora” karena ketika ditanya dari mana asal mereka, orang-orang itu menjawab “Eora” yang berarti “di sini”, atau “dari tempat ini” dalam bahasa mereka (Miftahul,2011:14).
Koloni Britania pertama di Australia, Sydney, didirikan tahun 1788 di Sydney Cover oleh Arthur Phillip, komodor First Fleet. Terletak di sebuah teluk di laut Tasman, Sydney dibangun di bukit rendah di sekitar Port Jackson. Di bawah instruksi pemerintahan Britania Raya, sebuah permukiman tahanan didirikan oleh Arthur Phillip, yang tiba di Botany Bay dengan armada 11 kapal tanggal 18 januari 1788. Tempat ini kemudian dianggap tidak cocok untuk dihuni, dengan tanah gersang dan sedikitnya air bersih. Phillip menemukan koloni di sepanjang pantai, di Sydney Cove di Port Jackson tanggal 26 januari 1788.  Ia menamainya sama dengan Menteri Dalam Negeri Britania Raya, Thomas Townshend, Lord Sydney, atas peran Sydney dalam mengeluarkan perjanjian yang membolehkan Phillip mendirikan koloni. Awalnya ingin diberi nama Albion hingga Phillip memutuskan menaimainya Sydney (Siboro,1989:46).
Bagian dari New South Wales, Victoria semula disebut Distik Port Philip. Kolonis yang mula-mula dikirim ke daerah ini adalah rombongan David Collins yang ditugaskan membuka pemukiman di Sorento. Akan tetapi karena tempat ini kurang cocok untuk ditempati, Collins beserta rombongan pindah ke Tasmania.Orang kulit putih yang mula-mula menetap di daerah ini ialah Henty Bersaudara, yang menempati Teluk Portland pada tahun 1834. Kemudian dalam tahun 1835 Batman dan asosiasinya menduduki daerah Sungai Yarra, dan pada tahun yang sama kelompok Fawkner juga mendirikan pemukiman di tempat di mana sekarang berdiri kota Melbourne. Sama dengan Henty bersaudara, kedua kelompok yang disebutkan terakhir juga berasal dari Tasmania. Mereka menempati Distrik Victoria tanpa seiijin pemerintah sehingga mereka tergolong penghuni liar yang dalam sejarah Asutralia disebut squatter. Batman mempunyai pengalaman yang unik dalam kehadirannya di daerah ini (Van,2003:160).
Bulan April 1789 sebuah penyakit, sejenis cacar, menewaskan sekitar 500 hingga 1000 orang Aborigin antara Broken Bay dan Botany Bay. Terjadi pemberontakan kejam terhadap permukiman Britania, yang terkenal oleh pejuang Pemulwuy di daerah sekitar Botany Bay, dan konflik sering terjadi di daerah sekitar Sungai Hawkesbury. Tahun 1820 hanya terdapat beberapa ratus Aborigin dan Gubernur Macquarie memulai inisiatif untuk menyatukan, mengkristenkan dan mendidik penduduk Aborigin dengan memisahkan mereka dengan klannya. Jabatan Macquarie sebagai Gubernur New South Wales adalah periode ketika Sydney diperbarui dari awal. Jalan, jembatan, dermaga dan bangunan public dibangun oleh para criminal Britania dan Irlandia, dan pada 1822 kota ini memiliki bank, pasar, jalan raya, dan kepolisian. 1830-an dan 1840-an adalah pembangun urban, termasuk pembangunan pinggiran kota pertama, sementara kota ini tumbvuh cepat ketika kapal mulai berdatangan daei Britania dan Irlandia dengan imigran mencari kehidupan baru di Negara baru.Pembangunan pinggiraan kota secara tepat dimulai di perempatan terakhir abad ke-19 dengan munculnya trem dan kereta uap. Dengan industrialisasi, Sydney meluas cepat, dan pada awal abad ke 2.
1.2.  Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang dapat diuraikan antara lain :
1.         Apa yang menyebabkan inggris menduduki new south wales ?
2.         Bagaiamanakah terjadinya inggris dapat menduduki new south wales?
3.         Bagaimanakah lanjutan dan perluasan koloninya?

1.3.  Tujuan
Dari rumusan masalah diatas dapat disimpulkan tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.    Untuk mengetahui penyebab inggris menduduki new south wales
2.    Untuk mengetahui terjadinya inggris menduduki new south wales
3.    Untuk mengetahui eksplorasi lanjutan dan perluasan koloninya























BAB II
PEMBAHASAN


2.1. Sebab Inggris menduduki New South Wales
Mendengar kata Australia, pasti kita akan teringat pada benua baru yang paling akhir ditemukan. Orang-orang Eropa berbondong-bondong mengeksplorasi benua ini dari berbagai rute. Dari semua negara Eropa, Inggris-lah yang mampu mengembangkan Australia menjadi koloninya. Pada mulanya benua itu digunakan sebagai tempat buangan bagi narapidana Inggris, namun lama kelamaan, bersamaan dengan ditemukannya sumber daya alam, pemikiran mereka berubah. Tempat itu dijadikan pemukiman bagi bekas narapidana dan juga para imigran dari Eropa yang ingin membangun kehidupan baru. Maka dari itulah didirikanlah Koloni New South Wales pada awal mula abad ke-18. Diangkatlah gubernur sebagai perwakilan dari pemerintah Inggris, dengan kekuasaan otokratis terhadap penghuni benua itu. Sistem itu tetap berjalan sampai akhir abad ke-18 meski banyak sekali kesulitan, halangan yang dihadapi para gubernur berkaitan dengan kebijakan terhadap penduduk Australia pada saat itu.
Barulah pada awal abad ke-19, demokrasi mulai muncul dalam sistem pemerintahan di koloni, ini berkat investigasi dari Brigge dan beberapa pemikiran-pemikiran yang berkembang di Inggris. Bermula dengan penetapan Judicature Act dimana dibuatlah Legislative Council sampai Australian Colonies Government Act, yang memisahkan Australia menjadi 6 koloni. Dan pada akhirnya, keenamnya menjadi satu yaitu Commonwealth of Australia. Dalam makalah ini, akan dibahas secara lebih mendetail mengenai tahap-tahap perkembangan Australia menjadi negara demokrasi.

2.2  Terjadinya Inggris menduduki New South Wales
Pada tahun 1769 para ahli astronomi inggris memperkirakan akan terjadi suatu peristiwa penting yairtu transit of venus lalu royal sociey of londo meminta kepada angkatan laut inggris menyediakan sebuah kapal dan berserta anak buahnya untuk kepertuan tersebut. Sesuai dengan permintaan tersebut angkata laut inggris menyediakan sebuah kapal yang berbobot 370 ton lalu diberi nama endeavour bark dan menunjuk james cook sabagai pemimpin ekspedisi tersebut. Kepada james cook diperintahkan untuk berlayar ke tahiti agar transit of venus dapat diamati dengan baik, tugas lain yang diberikan kepada james cook adalah untuk menemukan terra australis incognita dan apabila tidak menemukannya barulah dia melakukan tugas berikutnya yaitu menyelidiki new zeland pada hari pertama april 1770 cook meninggalkan new zeland dan menuju van diemen's besarnya obak dilaut selatan menyebabkan ia gagal mencapai van dieme'n land, namun ia sampai ke pantai timur australia pantai yang belum pernah didatangi oleh orang eropa. Ia mendarat kira-kira di perbatasan new south wales dengan victoria, mereka mendarat disebuah teluk yang diberi nama stingray harbour kemudian nama tersebut di ubah menjadi botany bay. Dari botany bay cook meneruskan perjalanan ke arah utara dengan menyusuri pantai timur australia setelah melewati semenanjung york, pada sebuah pulau yang diberinama possesion island cook menancapkan bendera inggris dan mengklain seluruh daerah itu menjadi milik inggris, dan memberi nama daerah itu new wales atau new south wales peristiwa ini terjadi pada tanggal 23 agustus 1770. Dari situ cook melanjutkan perjalnan ke batavia dan setelah beberapa lama cook kembali ke inggris, mereka tiba di inggris pada tanggal 13 juli 1771. Laporan james cook berserta anggotanya inilah pada akhirnya mendorong pemerintahan inggris untuk melakukan kolonialisasi di sana. Pada hakikatnya james cook tidak menemukan daratan australia tersebut melainkan bangsa belandalah mendapat tempat terhormat tersebut akan tetapi penemuan cook lah yang membuka jalan untuk menyelesaikan teka-teki yang dibuka belanda namun tidak berhasil menyelesaikannya.Setelah james cook dan rombongan berhasil menemukan terra australis incognita yang berarti benua atau daratan selatan yang belum dikenal(benua australia). Kemudian pemerintahan kerajaan inggris mendirikan sebuah koloni di daratan tersebut yang di berinama new south wales ada beberapa latar belakang yang menyebabkan pemerintahan kerajaan inggris mendirikan koloni di daratan australia tersebut antara lain sebagai berikut ini : 1.the carnaval crime Pada akhir abad ke XII kejahtn inggris memuncak tajam sehinnga pada masa itu di kenal dengan sebutan the carnaval crime penjarah penuh oleh narapidana yang di anggap sebagai pemberontak oleh raja hedrick VIII, meningkatnya perngaguran dan kemiskinan dampak dari revolusi industri juga menambah kejahatan sehingga pemerintah bingung menampung narapidana tersebut 2.kemerdekaan amerika Kemerdekaan amerika menambah masal sosial di inggris, sebelumnya narapidana dibuang ke amerika dan kanada akan tetapi tidak bisa lagi, bahkan inggris harus menampung kolaborator yang waktu revolusi amerika mendukung inggris yang di sebut dengan america loyaiist 3.permasalahan ekonomi Miningkatnya perdagangan inggris dengan dunia timur ( cina ) sehingga inggris membutuhkan pangkalan untuk supply base bagi kapal-kapal daganganya. 4.adanya usul joseph banks tentang botany bay Kesulitan yang dihadapi pemerintah dalam menangani para narapidana yang meningkat tajamserta tempat pembuangannya, mendorong banks mengusulkan botany bay sebagai solusi tempat pembuagannya. Keempat hal tersebutlah yang melatar belakangi pembentukan koloni new south wales sebagai koloni pertama di australia.
Setelah berhasil mendirikan koloni pertama (new south wales) pemerintahan kerajaan inggris kembali mendirikan koloni yang kedua di benua australia, yaitu koloni tasmania. Sama halnya dengan koloni pertama (new south wales), ada latar belakang yang menyebabkan berdirinya koloni tasmania sebagai koloni yang kedua yang berdiri di daratan australia tersebut, adalah : Latar belakang pembentukan koloni tasmania dikarenakan semakin banyaknya imigran bebas yang masuk ke new south wales hal tersebut mendorng gubernur new south wales memprakasai suatu gagasan mengirim narapidana yang paling buruk ke tempat yamg paling jauh dari sydney yaitu ke tasmania. Gagasan tersebut adalah langka awal pembentukan koloni tasmania, Koloni Tasmania mulai berkembang dari pemukiman yang dimulai di daerah Sungai Derwent yang kemudian berpusat di Hobart dan di Port Dalrymple yang kemudian berpusat di Lounceston. Pada awal pertumbuhannya kedua pemukiman itu maisng-masing dipimpin oleh seorang letnan gubernur yang mewakili gubernur New South Wales. Sejak tahun 1813 kedua pemukiman itu (Lounceston dan Hobart) dtempatkan di awah seorang letnan gubernur dan letnan gubernur yang pertama yang berkuasa atas kedua daerah itu adalah Kolonel Davey. Koloni yang ketiga yang berdiri setelah koloni new south wales dan koloni tasmania adalah koloni queensland. Pada tahun 1823 John Oxley di tugaskan oleh gubernur New South Wales melakukan penyelidikan kearah utara. Oxley berhasil menemukan daerah di Moreton Bay, di mulut sungai Brisbane. Selanjutnya pada tahun 1824 di daerah ini di buka pemukiman, lalu di sebut distrik Moreton Bay. Koloni dibuat dengan maksud untuk menempatkan narapidana terpisah dari penduduk bebas (free settlers) dan free settlers tidak diperkenankan memasuki daerah itu. Narapidana memang cocok di tempatkan di daerah ini karena di sana narapidana sulit melarikan diri. Hal ini disebabkan karena sekitar daerah ini hanya ada hutan dan semak belukar yang tebal sehingga apabila melarikan diri maka mereka harus memilih hidup kelaparan atau hidup dengan penduduk asli.  Narapidana ini dipekerjakan untuk mempersiapkan tanah yang akan diolah oleh free settlers kemudian. Tetapi rencana ini tidak berhasil karena ketika perasaan anti convict system tumbuh di Australia. Sehingga tempat yang khusus untuk narapidana ini di tinggalkan dan terbuka untuk umum. Pada tahun 1827 seorang ahli botani dan penjelajah yang bernama Allan Cunningham membuka distrik di Daring Downs sebelah barat Brisbane di seberang Great Deviding Range. Daerah ini sangat cocok sekali untuk pengembangan perternakan biri-biri, sehingga peternak biri-biri berusaha mendapatkan ijin dan pinjaman tanah dari pemerintah New South Wales. Kemudian daerah ini semakain meluas ke utara dan ke barat. Sedangkan distrik Moreton Bay berkembang sangat lambat. Sampai tahun1846 dalam wilayah sejauh 60 mill dari Brisbane penduduknya hanya terdapat1.600 orang, Sehingga untuk mempercepat perkembangan daerah ini Dr. Lang seorang pendeta dari Sydney berusaha membawa 600 orang imigran dari Scotlandia ke daerah itu. Pada tahun 1851 jumlah penduduk di sana mencapai 9000 orang. Dalam perkembangan selanjutnya para peternak, petani dan penduduk di distrik utara ini mulai memikirkan pemerintahan sendiri lepas dari New South Wales. Mereka mulai tidak puas dengan hanya memiliki satu wakil dalam parlemen New South Woles, mereka makin menyadari pemerintahan di sydney terlalu jauh untuk mengetahui seluruh permasalahan dan kepentingan mereka hal ini yang menjadi latar belakang terbentuknya koloni queensland. Mereka ingin membentuk daerah yang ditata sendiri sesuai dengan aspirasi dan kepentingan mereka sendiri. Pemisahan distrik ini juga menyangkut garis batas, karena semua pemerintah di Sydney menghendaki agar garis pemisah mengikuti garis lintangselatan 26º, kota-kotanya sekarang bernama Brisbane, Gympie, Roma, danCharleville, termasuk New South Wales. Sedangkan penduduk di distrik utaratidak menyetujui batas ini. Mereka menghendaki agar garis batas sejauh 30º LS.
2.3. Eksplorasi lanjutan dan perluasan kolonisasi
Sampai lima belas tahun lebih bangsa ingris belum mengetahui bagaimana keadaan Australia yang sebenarnya. Hasrat uuntuk mengetahui bagaimana keadaan daratan dibalik “the blue mountain” yang membatasi daerah kolonisasi pertama itu, mendorong orang-orang inggris melakukan eksplorasi. Dari banyak factor yang mendorong mereka untuk menembus misteri the blue monytain,yang paling menonjol adalah usaha untuk memperluas areal peternakan (terutama biri-biri). Berhasilnya Jhon Mac Arthur mengusahakan industry peternakan disana, merangsang orang-orang inggris lainya untuk meninggalkan negerinya dan berusaha new south wales, menambah kuatnya factor pendorong untuk menembus misteri the blue mountain.
Sampai tahun 1813, belum ada yang berhasil menundukan barisan pegunungan itu, walaupun berbagai usaha sudah dilakukan . pada tahu 1813, Gregory Blaxland mulai perjalanan dengan susah payah hingga akhirnya mereka dapat melihat dataran Bathurst, inilah langkh yang prtama berhasil menembus misteri the blue mountain . Setelah blue mountain berhasil ditembusterbukalah untuk mengadakan perjalanan-perjalanan eksplorasi ke daerah pedalaman Australia. Eksplorasi yang juga sangat besar artinya bagi perkembangan sejarah Australia, ialah tentang eksplorasi pantai. Matthew flinders adalah orangg inggris pertama yang berhasil mengelilingi benua Australia dalam tahun 1803.  Hasil-hasil yang dicapai dari kegiatan eksplorasi itu, memberikan petunjuk-petunjuk kearah usaha memperluas daerh koloni itu dari sekitar port Jackson(Sydney)dalam hubunganya inilah gubernur Darling, mengirimkam Mayor Lockyer menduduki King George’s Sound (Albany) di Australia barat dalam tahun 1827, itu juga Karten James River ini sebenarnya berasal dari  seseorang yang berkebangsaan belanda yang bernma Vlaming. Akibat James Stirling diperintahkan kembali ke inggris untuk menyampaikn niatny kepada pemerintah inggris, dengan diserti rekomendasi yang bernada mendesak untuk menduduki daerah itu secepat mungkin. Akan tetapi petimbangan dari sudut biaya, pemerintah inggris memberikan jawaban yang sifatnya kurang mendukung missi James Strirling tersebut. oleh karena itu James Strirling berusaha mempenaruhi pemilik-pemilik modal di Inggris agar mereka mau berusaha membukan dan koloni didaerah Swan River. Kala ini James Stirling berhasil. Para pemilik modal itu kemudian untuk memutuskan membuka koloni suatu koloni “baru” dan berbeda dengan koloni New South Wales. Daerah koloni yang mereka rencanakan itu (Swam River-Western Australia), mereka hanya membawa orang orang yang mau menanamkan modalnya tenaga kerja hanya terdiri dari orang bebas.
Tokoh yang paling menonjol dari pemilik modal yang ingin membukan koloni di Swan River ini adalah Thomas Peel. Dia lalu membentuk suatu sindikat serta mempersiapkan untuk membawa 10.000 imigran ke Swam River dengan biaya  300.000.
Kemudian Peel meminta pemerintah Inggris agar memenerikan Grant tanah untuk setiap 1s.6d. uang yang dipergunakan membuka koloni, Peel meminta tanah seluas 4.000.000 acre. Namun pemerintah hanya mau memberikan grant tanah sampai 1.000.000 acre de ngan perhitungan bahwa setiap settler yang menggunakan uangnya untuk koloni itu sebesar 3 akan mendapat 40 acre. Walau sindikatnya itu tidak menerima tawaran pemerintah ini, namun Peel secara ribadi menerimanya. Untuk rencana ini peel menginvestasikan uangnya sebesar 50.000. peel kemudian menyewa kapan dan membawa 300 pekerja untuk mengolah tanahyang akan diperolehnya itu. Dilain pihak pemerintah Inggris mengangkat James Stirling sebagai Letnan Gubernur yang baru itu.
Para kolonis baru itu di swam river dalam bulan juni 1929. Pada mulanya ereka mendarat didaerah pasir yang sekarang kita kenal dengan nama  fremantle. Kemudian mereka pindah ke daerah Perth. Dari Perth ini kemudianmeluas daerah koloni itu hingg meliputi seluruh daearah yang kini kita kenalsebagai Western Australia.
Cacatan
1.    Penjualan tanah secara murah menimbulkan masalah bagi persediaan tenaga kerja, para pekerja ya  pandai menabung gajinya dalam waktu yang relative singkatmampu membeli tanah dan menjadi miliknya dan memaksa pemerintah untuk menerima para tahanandan berlangusng selama 18 tahun (1850-1868)
2.    Percobaan Thomas Peel diisi dengan sejarah keputusan-keputusan yang lebih mirip kalau dikatan sebagai kegagaalan yang di sebabkan oleh beberapa factor.
Dan kegagalan ini justru terjadi pada ssaat pemerintah Inggris sedag memikirkan cara kolonisasi yang sistematis. Dalam keadaan seperti ini Edward Gibbon Wakefieldmuncul dengan bukunya yang berjudul “A letter from Syndey”. Dan dalam pemikiranya dalam bukunya dapat digambarkan sutau koloni bergantung pada tiga hal yaitu : tanah untuk didudduki, modal yang digunakan untuk mengolah tanah disebut teori Wakefield ini adalah bahwa tanah didaderah koloni yang baru itu tidak boleh dijual dengan harga murah, tapi harus dengan harga yang cukup
Para pemilik modal tidak akan bersedia melakukan investasi modal didaerah koloni itu apabila tidak mendapat jaminan akan persediaan tenaga kerja dan ada dua hal yang harus dilakukan pemerintah ialah
1.      Modal, untuk menternsportasikan pekerja-pekerja bebas kedaerah koloni.
2.      Memelihara kondisi para pekerja ini tetap sebagai pekerja didaerah koloni itu dalam waktu yang relative cukup.
Dalam tahun 1834, parlemen Inggris mengeluarkan suatu undang-undng yang memotong 300.000 mil persegi daerah New South Wales, dan mendirikan koloni South Australia,. Dalam hal ini pemerintah tidak bersedia tidak memikul biayapembentukan koloni South Australia itu,. Biaya untuk itu diusahakan oleh suatu bahan yang disebut “Board of Commisioner”, yang juga bertgas mengawasi penjualan tanah (-12 s.per acre-). Para pengikut Wakefield kemudian membentuk lagi South Austalia Company dan mengumpulkan uang. Dengan dua buah kapal mereka berangkat pada tahun 1836 dan pertama mendarat di kangaroo island  dalm bulan Juli tahun itu juga, mereka kemudian menetap di daerah dimana terdapat kota Adelaide sebagai pusat kedudukanya, Gubernur pertama untuk daerah itu Kapten Hindmnarsh tiba disanan pada bulan Desember pada tahun itu juga.















BAB III
PENUTUP


3.1.  Kesimpulan
Orang Inggris pertama yang sampai di Australia adalah William Dampier dan kemudian dilanjutkan oleh James Cook, Joseph Banks dan James Maria Matra yang nantinya mereka kecuali James Cook mengusulkan dibentuknya koloni Inggris di Australia. Alasan utama pembentukan koloni Inggris di Australia adalah sebagai tempat pembuangan narapidana yang berasal dari Inggris dan untuk merelokasi American Loyalist ketempat yang dianggap mereka akan kembali menemukan dan mendapatkan kekayaan yang hilang di Amerika. Arthur Philip memutuskan memindah tempat koloni yang awalnya di Botany Bay ke Port Jackson karena keadaan Botany Bay yang tidak sesuai untuk pemukiman. Pendirian koloni dibawah pimpinan Arthur Philip banyak mengalami kesulitan terutama kesulitan makanan dan pakaian. Selaij itu juga kesulitan yang disebabkan tidak adanya ketrampilan yang dimiliki narapidana dan sikap mereka yang malas. Ada anggapan bahwa pemerintah Inggris mengabaikan keadaan koloni di New South Wales. Pusat koloni lain dibangun di wilayah NorfolkIsland dan Parramatta. Pada masa akhir kepemimpinan Philip mulai terlihat hasil dari usaha yang dilakukan sejak tahun 1788 terutama di bidang pertanian dan pengolahan lahan.

3.2.  Saran
Sebagai calon pendidik terutama bidang keilmuan sejarah sudah seharusnya kita mengetahui seperti apa sejarah di Australia saat inggris menduduki new south wales, sehingga kami berharap makalah ini bisa dijadikan sebagai salah satu sumber bacaan untuk menambah pengetahuan terkhusus bagi mahasiswa pendidikan sejarah.








DAFTAR PUSTAKA




Y.Sri Ekwandari. S.Pd,.M.Hum.2010.Sejarah Australia dan Oceania Sejak 2010. B.Lampung: Universitas Lampung

http://ghif4ri.blogspot.co.id/2014/06/makalah-sejarah-australia-dan-oceania.html (diakses pada tanggal 20 maret 2016,pukul 10.05 WIB)

http://wartasejarah.blogspot.co.id/2014/12/latar-belakang-pendirian-dan.html ( diakses pada tanggal 21 maret 2016,pukul 13.00 WIB)






Desa Raman Aji kec. Raman Utara kab. Lampung Timur


TUGAS MATA KULIAH SEJARAH PEDESAAN
DESA RAMAN AJI LAMPUNG TIMUR








OLEH

DEDI ANDRIANTO  1413033012






                                 






PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIDKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2016



KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb

Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan ridha-Nya kami dapat menyelesaikan Makalah ini. Makala ini dibuat sebagai tugas Mata Kuliah Sejarah Pedesaan. Ucapan Terima Kasih Penulis ucapkan Kepada :
1.   Bapak Y. Sri Ekuandari, S.Pd, M.Hum yang sudah memberikan tugas dan petunjuk kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini.
2.   Bapak Masdar selaku Kepala Desa Raman Aji yang telah meluangkan waktu dan memberikan informasi.
3.   Bapak Paimun selaku Sekertaris Desa Raman Aji yang telah meluangkan waktu dan memberikan informasi.
4.   Masyarakat Desa Raman Aji yang telah meluangkan waktu dan memberikan informasi.
5.   Teman-teman yang telah membantu.
6.   Rekan-rekan semua di Kelas Mata Kuliah Sejarah Pedesaan FKIP Universitas Lampung
7.   Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.

Dalam penyelesaian makalah ini, penulis banyak mengalami kesulitan dalam menemukan materi. Namun, berkat bimbingan dari berbagai pihak, akhirnya Makalah tentang Sejarah Desa Raman Aji Lampung Timur ini, dapat diselesaikan walaupun masih banyak kekurangannya.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak memiliki kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang positif agar makalah ini menjadi lebih baik dan bermanfaat di masa yang akan datang.

Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Khususnya untuk mahasiswa program studi pendidikan sejarah Universitas Lampung.

     Bandar Lampung, Juni  2016


       Penulis























DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................... i
DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................... 1
Latar Belakang............................................................................................................. 1
Tujuan Penelitian.......................................................................................................... 1

BAB II LANDASAN DASAR.................................................................................. 1
Penegertian sejarah....................................................................................................... 2
Pengertian penelitian sejarah........................................................................................ 2
Pengertian desa............................................................................................................. 3

BAB III METODE..................................................................................................... 4

BAB IV PEMBAHASAN.......................................................................................... 5
Monografi Desa Raman Aji.......................................................................................... 5
Sejarah Singkat Berdirinya Desa Raman Aji................................................................ 7

BAB V PENUTUP..................................................................................................... 9
Kesimpulan................................................................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN







BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
”Kuntowijoyo. Metodologi Sejarah. Yogyakarta : Tiara Wacana Yogya. 2003” Sejarah pedesaan adalah sejarah dalam arti yang seluas-luasnya. History is above a science of change, demikian kara Marc Bloch. Disini dimensi waktu menjadi sangat penting, sebab perubahan ialah sebuah proses dalam waktu. Perubahan itu berarti perpindahan dari sebuah keadaan menuju ke keadaan yang lain. Keadaan itu menunjukan pada waktu tertentu terdapat kejadian yang berhubungan secara struktural dan membentuk sebuah keadaan. Selain itu juga, sejarah pedesaan ialah sejarah sejarah yang secara khusus meneliti tentang pedesaan, masyarakat petani, dan ekonomi pertanian. Untuk membedakan antara sejarah pedesaan dengan sejarah sosial ialah sejarah pedesaan harus selalu dapat mengembalikan permasalahan sejarah kepada desa dan pedesaan atau kepada ekonomi agraria pedesaan.
Dalam memenuhi tugas Mata Kuliah Sejarah Pedesaan dari dosen pengampu Ibu Y. Sri Ekwandari, S.Pd, M.Hum yaitu untuk mencari sejarah berdirinya desa asal mahasiswa. Untuk mengerjakan tugas ini penulis mengambil dari Desa Raman Aji Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung.
1.2.   Rumusan Masalah
a.       Bagaimana Sejarah berdiri Desa Raman Aji?
b.      Seperti apa Monografi Desa Raman Aji?
1.3.  Tujuan Penelitian
a.    Memenuhi tugas Mata Kuliah Sejarah Lokal
b.    Mengetahui Sejarah berdiri Desa Raman Aji
c.    Mengetahui Monografi Desa Raman Aji


BAB II
LANDASAN TEORI

2.1  Pengertian Sejarah
Kata sejarah secara harafiah dari kata arab yaitu SAJARATUN yang berarti POHON. Dalam  bahasa arab sendiri, sejarah disebut tarikh. Adapun kata tarikh dalam bahasa indonesia kurang lebih adalah waktu atau penggalan. Kata sejarah lebih dekat pada bahasa yunani yaitu historia yang berarti ilmu atau orang pandai. kemudian dalam bahasa inggris menjadi history, yang berarti masa lalu manusia. Kata lain yang mendekati acuan tersebut adalah Geschichte yang berarti sudah terjadi. Dalam istilah bahasa-bahasa eropa, asal muasal istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa itu terdapat beberapa variasi, meskipun begitu, banyak mengaku bahwa istilah sejarah berasal muasal, dalam bahasa yunani historia. Dalam bahasa inggris dikenal dengan history. Istilah ini masuk dalam bahasa inggris. Pada tahun 1390 dengan masa hubungan kejadian cerita. Pada bahasa inggris pertenggahan adalah cerita secara umum pembatasan terhadap arti “catatan peristiwa masa lalu“.
Menilik pada makna secara kebahasaan dari berbagai bahasa diatas dapat ditegaskan bahwa pengertian sejarah menyangkut dengan waktu dan peristiwa.
2.2. Pengertian Penelitian Sejarah
Penelitian (riset) sejarah adalah suatu proses investigasi yang di lakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan menemukan, menafsirkan dan merevisi fakta-fakta sehingga tercapai pengetahuan lebih mendalam mengenai suatu peristiwa, tingkah laku, teori atau hukum.

Penelitian sejarah adalah proses mengkaji secara sistematis suatu peristiwa masa lalu dalam rangka mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru yang lebih mendalam serta makna dari peristiwa yang di teliti. Menurut kuntowijoyo, ada lima tahap dalam penelitian sejarah, yaitu: pemilihan topik, pengumpulan data (heuristik), verifikasi, interpretasi, dan penulisan (historiografi).
2.3. Pengertian Desa
Desa, atau udik, menurut definisi "universal", adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desaadalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit pemukiman kecil yang disebut kampung (Banten, Jawa Barat) atau dusun (Yogyakarta) atau banjar (Bali) atau jorong (Sumatera Barat). Kepala Desa dapat disebut dengan nama lain misalnya Kepala Kampung atau Petinggi di Kalimantan Timur, Klèbun di Madura, Pambakal di Kalimantan Selatan, dan Kuwu di Cirebon, Hukum Tua di Sulawesi Utara.
Pengertian desa menurut beberapa ahli
Bambang Utoyo berpendapat bahwa Desa merupakan tempat sebagian besar penduduk yang bermata pencarian di bidang pertanian dan menghasilkan bahan makanan
R. Bintarto menyatakan, Desa adalah perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis politik, kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daerah lain
Sutarjo Kartohadikusumo berpandangan bahwa Desa merupakan kesatuan hukum tempat tinggal suatu masyarakat yang berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri merupakan pemerintahan terendah di bawah camat




BAB III
METODE
Dalam penelitian ini, ada dua macam metode yang digunakan penulis untuk mendapatkan informasi yang aktual yaitu metode wawancara dan observasi.
Observasi adalah dengan mengumpulkan sumber-sumber data yang yang didapat dari data-data dan catatan yang ada di Kantor Kepala Desa Raman Aji.
Wawancara dengan penduduk setempat yang dilakukan untuk mencari informasi dan mencocokannya dengan data yang diperoleh.
















BAB IV
PEMBAHASAN

4.1.  Sejarah Singkat Berdirinya Desa Raman Aji
Desa Raman Aji dibuka pada tahun 1955 oleh NV Sukadana dengan membuka tanah yang masih berupa hutan belantara, yang tempati oleh binatang buas setelah hutan dibuka kemudian didatangkan Penduduk Transmigrasi dari Pulau Jawa, seperti tersebut Sejarah yang kami jelaskan.
Pada tanggal 4 Desember 1955 Desa Raman Aji didatangi oleh Transmigran dari Rayon Solo, Kediri dan Bayumas sejumlah 355 Kepala Keluargadengan jumlah jiwa 1675, kemudian pada tahun 1956 didatangkan lagi para Trans-migrasi Spontan yang berasal dari Solo, Kediri dan banyumas kurang lebih 101 Kepala Keluarga jumlah 402 jiwa, kemudian jumlah kepala keluarga yang ada pada waktu itu yang ada 463 Kepala Keluarga jumlah 2077 jiwa.
Setelah Penempatan Penduduk diatur, ditata dan dibenahi Penempatan oleh pemerintah kemudian diadakan Pemilihan Pimpinan Rakyat Transmigrasi yaitu dibentuk kepala suku yang berada dibawah naungan Jawatan Trans-migrasi.
Dalam mengatur tata pemerintahan belum bisa dilaksanakan dengan baik disebabkan pada waktu itu belum diketahui hanya yang dapat diketahui pada waktu itu hanya rombongan transmigrasi yang berada diwilayah Pemerin-tahan Kawedanan Sukadana.
Kemudian pada tahun 1957 Desa Raman Aji diadakan Pemilihan Kepala Kampung yang pada waktu itu terdiri dari 11 Kepala Rombongan yang mencalonkan diri dari masing-masing rayon.
Calon-calon tersebut adalah sebagai berikut,
1.         Islam dari Rayon Kediri I
2.         Warsorejo dari Rayon Kediri II
3.         Karrto Muhajir Rayon Kediri III
4.         Sukaji Daro Rayon Kediri V
5.         Parto Migena dari Rayon Solo I
6.         Hadi Winoto dari Rayon Solo II
7.         Hadi Sungkono dari Rayon III
8.         Karto Migena dari Rayon Banyumas II
9.         Abdullah Saeri dari rayon Banyumas I
10.     Hamdi dari Rayon Banyumas III
11.     Jaswadi dari rayon Banyumas IV
Jumlah calon 11 tersebut diatas yang mendapatkan suara terbanyak dan terpilih secara Musyawarah mufakat adalah Karta Migena dari Kepala Rom-bongan Banyumas II, yang beliau memimpin Desa Raman Aji sampai dengan Tahun 1963.
Kemudian pada tahun 1963 diadakan Peemilihan Kepala Kampung untuk mengisi kekosongan Pemimpin,adapun yang mencalonkan ada 3 orang dan dalam pemilihan tersebut diatas maka terpilihlah saudara Islam, dan dalan Desa Raman Aji ber-ahir hingga tahin 1968.
Pada tahun 1968 Desa Raman Aji karena masa jabatan kepala desa hanya 5 tahun telah bberahir. Kemudian pemilihan kepala kampong yang diikuti 2 orang calon. Adapun dalam pemilihan tersebut dengan suara terbanyak adalah Kudrat Sucipta, kemudian beliau didalam memimpin Desa Raman Aji hanya berjalan 1 tahun.
Pada tahun 1968 Desa Raman Aji dipimpin oleh PDS yaitu Abdulah Saeri S.d tahun 1972. Pada bulan Desember 1971 Desa Raman Aji mengadakan pemilihan kepala desa, yang mendapat suara terbanyak dan terpilih menjadi kepala desa adalah Sapari dari Purnawirawan TNI AD. Masa pemimpinan Sapari berahir pada tahun 1978 karna beliau meninggal dunia. Untuk mengisi kekosongan pemimpin dari masa jabatan beliau yang kurang satu tahun lagi Desa Raman aji dipimpin oleh M. Sumadi.
Baru pada tahun 1980 Desa Raman Aji mengadakan pemilihan kepala desa lagi, dan dari tiga calon yang ada ahirnya Pilkades itu dimenangkan oleh Bapak Islam. Masa jabatan beliau berahir pada tahun 1988.
Pada tahun 1988 diadakan pemilihan kepala desa lagi, dari dua kadidat calon yang dicalonkan terpilihlah Bapak  Saddjijo DU dari Punawirawan TNI AD. Beliau memimpin Desa Raman Aji sampai dengan tahun 1999.
Setelah berahir masa pemimpinan Bapak Saddjijo DU, pada tahun 1999 Desa Raman Aji mengadakan Pemilihan Kepala Desa lagi. Dari dua calon kadidat yang mencalonkan diri dimenangkan oleh Bapak M.Yasmin dalam masa bakti S.d tahun 2008. Setelah masa jabatan beliau habis, beliau mencalonkan diri lagi pada Pemilihan Kepala Desa selanjutnya. Dari tiga kadidat calon termasuk beliau ahirnya Pemilihan Kepala Desa itu dimenangkan kembali oleh beliau dengan masa bakti sampai dengan tahun 2013.
Pada tahun 2013 diadakan Pemilihan Kepala Desa, dari tiga calon kadidat ahirnya dimenangkan oleh Bapak Masdar. Dengan masa jabatan selama 5 tahun.
Demikianlan sejarah singkat berdirinya Desa Raman Aji Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung. Kami buat sesui dengan aslinya dan agar dapat bermanfaat bagi generasi muda nantinya. Jika dalam penulisan ini terdapat kesalahan baik dalan tulisan atau penyimpangan dengan kenyataan kami mohon maaf terutama kepada Masyarakat Desa Raman Aji dan seluruh pihak yang ada didalamnya.
4.2.  Monografi Desa Raman Aji
Nama Desa                       : Raman Aji
Tahun Pembentukan        : 1955
Nomor Kode Pos             : 34371
Kecamatan                       : Raman Utara
Kabupaten                        : Lampung Timur
Provinsi                            : Lampung

a.    Data umum
1.      Tipologi Desa                    : Dataran rendah/pertanian
2.      Batas Wilayah                   :
- Sebelah Utara      : Desa Cempaka Nuban
- Sebelah Selatan   : Desa Simpang Nuban
- Sebelah Barat      : Desa Cempaka Nuban
- Sebelah Timur     : Desa Rejo Binangun
3.      Orbitasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan)
-  Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan        : 7 Km
-  Jarak dari Pusat Ibukota Kabupaten                  : 50 Km
-  Jarak dari Pusat Ibukota Provinsi                      : 80 Km
4.      Mayoritas Pekerjaan          : Petani
5.      Suku                                  : Jawa, Lampung dan Bali
6.      Mata pencaharian              : Petani, pedagang, pegawai negri dan swasta
b.      Data Personil
Nama Kepala Desa                : Masdar
Jumlah Perangkat Desa          : 11  Orang
Jumlah BPD                           : 9    Orang








BAB V
PENUTUP

5.1. Kesimpulan
Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur dibuka pada tahun 1955 oleh NV Sukadana. Pada tanggal 4 Desember 1955 Desa Raman Aji didatangi oleh Transmigran dari Pulau Jawa, tepatnya dari daerah rayon Solo, Kediri dan Banyumas. Dari awal berdirinya hingga saat ini desa Raman Aji telah Sembilan kali berganti kepala desa, dan saat ini desa Raman Aji di pimpin oleh Bapak Masdar
Desa Raman Aji berada di dataran rendah. Desa Raman Aji berada ditengah-tengah antara desa Cempaka Nuban, Simpang Nuban dan Rejo Binangun. Masyarakatnya mayoritas bersuku jawa sisanya suku bali dan lampung. Masyarakarnya bermata pencarian pertanian (pesawahan).












DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=7mppV5W_GZCWvQTQx4boAQ#q=PENGERTIAN+DESA
Data sejarah dan monografi Desa Raman Aji
Wawancara dengan kepala desa

















LAMPIRAN
1.      Foto bersama Kepala Desa Raman Aji
          
2.      Desa Raman Aji
         
3.      Kantor Desa Raman Aji